Kontainer atau peti kemas adalah alat yang digunakan pada saat ekspedisi kargo untuk mengirimkan barang. Ternyata, peti kemas ini memiliki banyak jenisnya dan tidak banyak diketahui oleh masyarakat luas. Lalu apa saja jenis-jenis kontainer? Untuk lebih jelasnya, yuk simak pembahasannya berikut ini. 

Jenis-jenis Kontainer Beserta Dengan Kegunaannya 

Penggunaan kontainer dalam pengiriman kargo sendiri ditujukan agar barang tetap aman dan dalam kondisi baik saat sudah sampai di tujuan. Karena barang yang dikirimkan ada banyak macamnya, maka berbagai jenis kontainer pun dibuat. Berikut ini adalah beberapa jenis kontainer beserta kegunaannya: 

 

 

Jenis-jenis-container

1. Flat Rack 

Jenis kontainer yang satu ini memiliki sisi yang dapat dilipat sehingga akan membentuk sebuah rak data. Pada bagian dinding end memiliki tingkat kestabilan yang sangat cukup sehingga pengamanan kargo juga terbilang baik. 

Maka tidak heran, bahwa jenis kontainer ini digunakan untuk mengirim barang yang memiliki ukuran besar. Contohnya adalah seperti mengirim mesin berat, gulungan besar, kendaraan trek hingga material konstruksi. 

Untuk ukuran Flat Rack Container dengan ukuran 40 feet, mampu menampung berat barang hingga 40 metrik ton barang kargo. Jadi, kontainer ini sangat cocok untuk Anda gunakan ketika ingin mengirim barang besar dan berat. 

2. Dry Storage 

Untuk jenis yang satu ini adalah yang paling umum digunakan dalam pengiriman kargo. Dry Storage Container sering juga disebut juga sebagai General Purpose Container. Seperti namanya, peti kemas ini mempunyai fungsi untuk mengirimkan barang-barang yang memiliki sifat kering. 

Selain itu, kontainer ini telah didesain dengan berdasarkan standarisasi yang ditetapkan oleh ISO. Untuk ukurannya sendiri, kontainer ini tersedia mulai dari 10 feet, 20 feet serta 40 feet. 

Untuk desainnya sendiri, Dry Storage Container ini sangatlah tertutup. Dari lantai, dinding, bagian samping sampai atapnya menggunakan bahan yang kuat dan kaku. Sehingga seluruh kontainer mempunyai ketahanan yang baik terhadap berbagai macam cuaca. 

Kontainer yang satu ini juga tidak hanya difungsikan untuk mengirim barang kering, tapi juga digunakan sebagai flexi tank atau liner bags. Di mana bisa juga difungsikan untuk mengirim kargo curah cair dan kering.

3. Tunnel 

Jenis kontainer yang satu ini memiliki pintu pada kedua sisi depan dan belakangnya seperti sebuah lorong. Kedua pintu yang ada ini memberikan kemudahan dalam memasukan dan mengeluarkan barang kiriman. Sehingga waktu untuk membongkar muatan pun akan lebih cepat. Kontainer ini juga termasuk yang paling banyak digunakan dan dapat dipakai untuk mengirim barang kering atau cair. 

4. Open Side Storage 

Berbeda dengan jenis Tunnel yang mempunyai bagian depan belakangan dapat dibuka, untuk Open Side Storage Container ini bagian sampingnya yang dapat dibuka. Sehingga dalam pembongkaran dan memasukan muatan pun tidaklah sulit dan dapat dilakukan sangat cepat. 

Kebanyakan kontainer ini digunakan untuk mengangkut barang besar yang sulit digerakan. Sedangkan untuk ukuran dari Open Side Storage ini adalah mulai dari 20 feet hingga 40 feet. 

5. Open Top

Sedangkan untuk jenis kontainer yang satu ini, sisi atasnya tidak tertutup atau sepenuhnya terbuka. Sehingga bagi Anda yang ingin mengirimkan barang yang memiliki tinggi lebih dari kontainer dapat menggunakan jenis yang satu ini. Untuk memasukan barang ke dalam kontainer ini, biasanya akan menggunakan derek. 

Untuk pengamanannya, kontainer ini telah dilengkapi dengan cincin yang dipasang di bagian atas, bawah dan di setiap sudut. Sehingga barang akan tetap di tempat yang sama dan tidak bergeser ketika sedang proses pengiriman. Sedangkan untuk ukurannya, Open Top Container mempunyai 2 ukuran yaitu 20 feet dan 40 feet. 

Baca Juga : Perbedaan Layanan Ekspedisi Cargo dan Regular

6. Refrigerated ISO Container 

Jenis-jenis kontainer yang selanjutnya adalah Refrigerated ISO. Dari namanya Anda sudah dapat melihat bahwa kontainer yang satu ini difungsikan untuk mengirimkan barang yang harus berada di suhu rendah atau dingin. 

Biasanya kontainer ini dipakai untuk mengirimkan bahan baku makanan yang segar, seperti daging, sayuran dan buah-buahan. Sehingga ketika sampai di tempat tujuan bahan tersebut masih dalam kondisi baik dan tidak rusak. 

Kontainer ini dibuat menggunakan bahan cor teen steel dan ada dua ukuran yang tersedia, yaitu 20 feet dan 40 feet. Biasanya kontainer ini juga bergantung dari daya eksternal agar bisa menjaga suhu dalam kontainer tetap rendah. 

7. Double Doors 

Jenis yang satu ini berbeda dari Tunnel Container. Untuk Double Doors mempunyai pintu yang ada di setiap ujung kontainer. Tapi ada pula yang memiliki pintu pada bagian ujung dan sampingnya. Adanya dua pintu yang ada pada kontainer ini, bisa memudahkan Anda dalam membongkar dan memuat barang. 

Tidak hanya itu saja, kontainer ini juga mampu memberikan ruang yang luas sehingga bisa menyimpan barang seperti besi dan baja yang panjang. Kedua pintu pada kontainer ini juga telah diberikan kunci, sehingga barang pun akan sangat aman ketika sedang dikirim. Untuk ukurannya ada dua yaitu 20 feet dan 40 feet. 

8. Thermal Container 

Jenis kontainer selanjutnya adalah Thermal Container. Kelebihan dari kontainer ini adalah mampu menjaga suhu yang ada bagian dalam. Sehingga bisa digunakan untuk mengirim barang dengan jarak tempuh yang terbilang jauh. 

Bahan yang digunakan untuk membuat kontainer ini sangatlah berkualitas tinggi yang memiliki daya tahan baik terhadap suhu paling tinggi. Sudah masuk dalam standarisasi ISO, kontainer ini mampu menjaga suhu baik itu dingin maupun panas. 

Sehingga bisa menyesuaikan kebutuhan dari barang yang sedang dikirim. Biasanya, kontainer ini digunakan untuk mengirimkan obat-obatan, bahan biologis atau kimia, darah, organ tubuh serta makanan. 

9. Tank Container 

Dari namanya saja Anda pasti sudah tahu seperti apa bentuk dari kontainer yang satu ini. Tank Container sendiri digunakan untuk mengirim bahan-bahan cair. Biasanya tank ini juga sering digunakan dalam industri pelayaran. 

Bahan dari kontainer ini sangatlah awet dan anti terhadap karat atau korosi, sehingga bisa bertahan lama. Karena digunakan untuk mengirimkan bahan cair, kontainer ini tidak boleh diisi penuh. Maksimal muatan yang boleh masuk ke dalam kontainer ini tidak boleh lebih dari 95%. Sedangkan untuk minimal muatan adalah 80%. 

Adanya batasan minimal ini adalah untuk mencegah lonjakan cairan yang bisa saja terjadi dalam perjalanan. Sedangkan batas maksimal ditujukan agar tidak terjadi ekspansi terminal yang kadang disebabkan kekurangan ruangan. Dapat diartikan jika terlalu sedikit dan terlalu berat, bisa saja kontainer ini meledak. 

Itulah beberapa jenis-jenis kontainer yang biasanya digunakan dalam pengiriman kargo. Penggunaannya pun disesuaikan dengan jenis barang apa yang akan dikirimkan. Hal ini sangatlah penting diketahui agar Anda bisa mengirimkan barang dengan kondisi yang aman dan tidak rusak. 

Bila Anda membutuhkan pengiriman container yang terpercaya, maka hubungi kami di Kliklogistics.co.id. Kami menyediakan banyak pilihan kontainer yang sesuai dengan kebutuhan. Harga yang kami berikan juga cukup bersaing dan dipastikan pengiriman tepat waktu dan aman.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.